Kamis, 30 Januari 2014

Telkom Akan Pasang Wifi dan BTS Tiang PLN






DENPASAR - Perusahaan telokomunikasi PT Telkom Bali Utara dan Selatan, menjalin kerjasama dengan PLN dan Bank BTN. Kerjasama dengan PLN dilakukan dalam bentuk pemanfaatan tiang listrik milik PLN untuk penempatan BTS dan wifi Telkom.

"Dengan kerjasama ini, kami berharap PT Telkom akan dapat berkembang lebih pesat lagi," kata General Manager (GM) PT Telkom Bali Selatan, Ketut Budi.

Hal itu dikemukakan Budi, dalam acara penandatanganan kerjasama di Denpasar, Rabu (29/1). Penandatanganan dirangkaikan dengan kegiatan Forum BMUN Marketeers Club yang bertemakan "Great Spirit, Grand Strategy".

Dikatakan Budi, selain kerjasama dengan PLN, Telkom juga menjalin kerjasama dengan Bank BTN. Dimana dalam perjanjian kerjasama disebutkan bahwa Bank BTN yang menyediakan kredit perumahan, akan melengkapi rumah yang dibiayainya, tidak hanya dilengkapi dengan fasilitas listrik, namun juga dengan fasilitas telekomunikasi yang dipasang oleh PT Telkom, seperti fasilitas berbasis internet.

Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh GM Telkom Bali Selatan, Ketut Budi Utama dan GM Telkom Bali Utara, Parama Arta Kusuma Juana, GM PT PLN Distribusi Bali, Samsyul Huda dan Branch Manager BTN Denpasar, Ari Kurniaman.

Forum BUMN Marketeers Club yang dihelat oleh Telkom, dilakukan secara serentak di 17 Kota di Indonesia. Selain Denpasar, di antaranya Medan, Padang, Bandung, Jakarta, Solo, dan Jayapura.

Internet Gratis Diakses Jutaan Orang Via Perpuseru


YOGYAKARTA -- Sebanyak 3,5 juta orang di Indonesia telah mendapatkan akses internet gratis untuk mencari pekerjaan atau informasi untuk mengembangkan bisnisnya melalui program Perpustakaan Seru.
"Hal itu menunjukkan Perpustakaan Seru (Perpuseru) telah memberikan manfaat kepada masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidupnya," kata Direktur Program Perpuseru Erlyn Sulistyaningsih di Yogyakarta, Selasa (28/1).
Menurut dia, Perpuseru merupakan sebuah program hasil kerja sama Coca Cola Foundation Indonesia (CCFI) dengan Bill and Melinda Gates Foundation (BMGF) yang diluncurkan pada 2011.
"Perpuseru memiliki satu visi utama, yakni membuka mata masyarakat Indonesia terhadap kemampuan perpustakaan untuk meningkatkan kualitas hidup komunitas di sekitarnya khususnya kelompok perempuan, pemuda, dan usaha mikro," katanya.
Ia mengatakan Perpuseru saat ini telah mnejangkau 34 perpustakaan di 16 provinsi di Indonesia melalui penyediaan akses komputer dan internet, pelatihan pustakawan, serta advokasi dan kemitraan.
"Lebih dari lima ribu pengguna perpustakaan telah mendapatkan pelatihan-pelatihan di perpustakaan mitra Perpuseru termasuk pelatihan komputer dan internet," katanya.
Menurut dia, 34 perpustakaan itu adalah bagian dari inisiatif nasional untuk memanfaatkan teknologi dalam memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap informasi, mendukung perbaikan sistem pendidikan, dan mendorong iklim bisnis yang kompetitif.
"Perpuseru telah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang tidak memiliki perangkat komputer dan internet di rumah, sekaligus berperan sebagai rumah belajar dengan beragam media pembelajaran dan program pelatihan berbasis teknologi informasi," katanya.
Ketua Pelaksana CCFI Titie Sadarini mengatakan CCFI berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sosial melalui berbagai program pendidikan seperti Perpuseru.
"Perpuseru akan terus bermitra dengan perpustakaan umum di Indonesia dalam mempersiapkan dan mendorong perpustakaan menjadi 'agen perubahan' bagi komunitasnya masing-masing," katanya.