Selasa, 04 November 2014

Harapan Presiden Baru Pak Jokowi






     Harapan saya sebagai seorang Mahasiswa PG-MI atau yang biasa di panggil Calon Pendidik bagi anak-anak MI, dan mungkin juga merupakan harapan dan "uneg-uneg" dari seluruh Guru MI di seluruh Indonesia yaitu ingin dan berharap agar "status" kita sebagai guru MI tidak hanya di pandang sebelah mata. yang maksudnya, agar Guru MI yang seharusnya memiliki status yang sama dengan Guru SD dianggap dan di perlalukan sama dan tidak ada pengurangan maupun kelebihan di satu sisi. sebenarnya apakah kekurangan dari Guru MI sehingga bisa dibilang kurang dianggap oleh pemerintah ?

     Semoga di pemerintahan Bapak Jokowi yang baru ini dapat menjawab pertanyaan di atas. Dan lebih dapat bertindak adil pada semua pendidik yang sebenarnya memiliki tugas dan kewajiban yang sama yaitu sama-sama ingin mencerdaskan kehidupan bangsa seperti tujuan negara ini yang terdapat pada UUD 1945 alinea ke-empat. Dan yang terakhir, saya berharap Indonesia juga benar-benar dapat mewujudkan tujuan negara yang lainnya untuk memajukan kesejahteraan umum bagi seluruh warga negara Indonesia

Senin, 13 Oktober 2014

Penyimpangan Demokrasi dalam PILKADES

 

   adanya penyimpangan demokrasi sebenarnya bukan hanya terdapat pada pemilihan kepala daerah atau PILKADES. tapi juga pada anggota DPR, maupun Presiden. Demokrasi di Indonesia sudah tidah berjalan seperti apa yang sebenarnya. menjadi dan mencalonkan diri sebagai Kades maupun anggota Pemerintahan Daerah lainnya sekarang mungkin tidak memiliki tujuan untuk dapat membantu mewujudkan tujuan Nasional. namun ada yang karena ketenaran dan agar dikenal oleh semua orang. kita, sekarang masyarakat pun memilih calon pemmipin masyarakatnya sendiri tidak dapat melihat dari moral dan etika atau sikap kenyataan dari calon pemerintah tersebut. kita hanya dapat melihat gambar wajah mereka pada poster, banner, maupun cetakan sablon kaos yang besar-besaran di sepanjang jalan. pada pemilihan kepala desa pun sekarang hanya melihat dari uang atau sogokan dari calon kepala desa yang mendaftar. tindakan yang seperti itulah yang membuat masyarakat Indonesia semakin dibodohi oleh calon pemerintah kita sendiri.

Penyimpangan Praktik Demokrasi di Indonesia

Presiden tidak cukup kuat menjalankan Kebijaksanaannya.

presiden yang dipilih secara langsung oleh rakyat, maka akan sulit untuk lengser atau digulingkan. namun, di parlemen tidak terdapat partai yang dominan. apalagi di tambah peran legislatif yang besar pasca reformasi dalam menentukan kebijakan presiden. hal ini membuat sulitnya seorang presiden bergerak dan mengatur pemerintahan sendiri karena presiden yang mudah di "setir" oleh partai.

Tidak berjalannya fungsi partai politik sebagaimana mestinya.

sebenarnya, fungsi partai politik ada tiga yaitu pertama, menyalurkan aspirasi masyarakat, kedua, pemusatan kepentingan-kepentingan yang sama, dan yang ketiga, sarana pendidik politik masyarakat. namun, bila dilihat selama ini fungsi partai politik tidak berjalan sesuai dengan funngsinya. partai politik lebih mementingkan kekuasaan dibanding dengan menyalurkan aspirasi masyarakat. fungsi partau politik sebagai pemusatan kepentingan yang sama pun tidak sejalan dan tidak sesuai dengan ideologi partai politik.partai politik sebagai sarana pendidik politik masyarakat lebih parah. karena, masyarakat justru dibodohi dengan adanya pemilihan partai politik berdasarkan adanya uang, kaos, atau artis.

ketidakstabilan kepemimpinan nasional.

jika kita cermati dan kita ingat-ingat, tidak ada pemimpin bangsa ini yang masa kepemimpinannya berakhir dengan bahagia. masyarakat tidak diajari bagaimana merasionalisasikan harapan mereka. dan sekarang diperburuk dengan adanya aturan otonomi daerah sebagaimana apabila ada seseorang yang ingin mendaftarkan diri sebagai caon pemimpin harus membutuhkan biaya yang besar-besaran. memasang foto wajah mereka membuat poster atau banner besar-besaran di sepanjang jalan. dengan adanya itu, masyarakat tidak terdidik sehingga memilih calon pemerintah tidak berdasarkan dengan moral dan etika dari kenyataan calon pemerintah tersebut.

Senin, 06 Oktober 2014

Idul Adha Tahun Ini

Pagi Hari, 05 Oktober 2014

Maka jagat raya bersujud,
menyeru sekalian alam
seperti keteguhan hati Ismail
seperti ketaqwaan Ibrahim
ketika tangan langit berkehendak,
keniscayaan menjadi risalah

Berbondong-bondong hewan tunggangan dikorbankan,
sepanjang antrian hikmad dan takzim menunggu akhir zaman

ALLAHU AKBAR WALILLAHILHAMDU!

Suara tahmid berkumandang,
mengharap ridho Sang Maha Besar.

Sebilah pedang mengantar iman!
kezuhudan Ibrahim sebagai tauladan..

Idul Adha Tahun Ini ...
dari sisi tersembunyi ku curi iman sebilah pedang..

Idul Adha 1435 H

Selasa, 30 September 2014

Alasan Mempertahankan Pancasila sebagai Prinsip Kebangsaan dan Kemasyarakatan di Indonesia




     Pancasila merupakan hasil dari kesatuan bangsa Indonesia sejak Indonesia dijajah oleh negara lain seperti Jepang, Belanda, dll. karena itu, pancasila merupakan suatu hala yang dijunjung tinggi oleh seluruh bangsa Indonesia dari sabang sampai dengan merauke. Maka dari itu, kita harus senantiasa melaksanakan dan melestarikan aspek-aspek apa yang terkandung di dalam Pancasila di lingkungan masyarakat, keluarga, maupun sekolah. karena dengan itu, kita sama saja menghormati jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan dan ideologi bangsa Indonesia. 
    Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang dipergunakan untuk mengatur seluruh tatanan kehidupan bangsa dan negara Indonesia. Yang artinya, segala sesuatu apapun itu harus didasarkan pada pancasila. dan semua peraturan yang ada di Indonesia ini bersumber dari Pancasila. Pancasila juga merupakan alat pemersatu bangsa. dengan kata lain, pancasila merupakan pondasi Negara Indonesia. Apabila pondasi tersebut kuat, maka bangsa Indonesia ini juga akan semakin kuat. dan sebaliknya, jika pondasi tersebut roboh atau goyah, maka bangsa Indonesia pun juga akan terpecah-belah. karena kita (bangsa Indonesia) memiliki semboyan "Berbeda-beda tapi tetap satu jua."

Pentingnya Memiliki Prinsip dalam Hidup


    Setiap individu/manusia pasti memiliki tujuan atau prinsip dalam hidupnya. begitu pula dengan saya. karena, apabila seorang individu tidak memiliki prinsip atau tujuan dalam hidupnya, maka seseorang tersebut akan mudah goyah,tergoda, dan terombang-ambing semasa hidupnya. saya memiliki tujuan hidup agar hidup saya dapat sukses di hari esok atau kedepannya sehingga saya dapat membahagiakan kedua Orang Tua saya. yang pastinya, itu juga merupakan tujuan hidup semua orang di seluruh penjuru dunia.
   Sedangkan, prinsip hidup saya yaitu selalu bekerja keras dalam mengerjakan apapun dan dengan cara yang bersungguh-sungguh agar nantinya hasilnya pun juga akan menuai kebaikan dan yang terbaik. Serta selalu temotivasi jika hari esok semua akan menghasilkan apa yang selama ini saya inginkan agar saya tidak bermalas-malasan di hari ini. 

Senin, 15 September 2014

Harapan Ku 4 Tahun yang Akan Datang


   Harapan ku di 4 tahun yang akan datang yang pasti nya, aku sudah menyelesaikan Kuliah ku di UIN Sunan Ampel Surabaya di jurusan PG-MI. dan sepertinya semua orang pun juga memiliki hal yang sama sepertiku untuk segera menyelesaikan kuliah nya dan yang pasti dengan harapan mendapatkan nilai yang bagus dan memuaskan serta tidak merasa malu jika orang lain tau. hehe ^_-
   Setelah aku menyelesaikan kuliah, aku berharap dapat langsung mengabdi untuk mengajar di MI dekat rumah ku. karena, di MI tersebut kepala sekolah nya merupakan teman (sekretaris) Ayah ku di anggota BPD Driyorejo. dan mungkin karena itu, peluang masuk ku ke sekolah tersebut lebih besar. Amiin

Tentang Ku ^_^





     Nama Lengkap ku Ismiatul Chasanah. aku lahir di Sidoarjo pada tanggal 17 April 1996. pengalaman pendidikan ku yaitu TK Dharma Wanita Driyorejo, SDN 2 Driyorejo, SMPN 1 Driyorejo, SMAN 1 Driyorejo,dan sekarang, aku sedang menjalani pendidikan ku di UIN Sunan Ampel Surabaya di Jurusan PG-MI dan masuk lewat jalur SNMPTN atau yang biasa disebut dengan jalur Undangan.

    Aku sangat suka Tim Sepak Bola yang bernama Real Madrid C.F. Tim Raksasa Spanyol itu merupakan Tim kebanggaan ku sejak aku menginjak kelas 7 SMP hingga sekarang. Aku pun selalu mengikuti setiap pertandingannya baik itu liga Spanyol,UEFA Champions League,Copa Del Rey,Piala Super Spanyol,UEFA Super Cup meskipun jam tanding nya pada larut malam atau biasa nya jam 1,3 atau jam 4 pagi.
    Terakhir, tentang cerita ku memilih UIN Sunan Ampel Surabaya yaitu, Banyak orang mengatakan "mengapa aku harus memilih untuk kuliah di UIN ?" padahal bila di lihat dari pengalaman pendidikan ku, Aku sebenarnya "kurang" cocok di UIN. karena apa ? karena rata-rata, seseorang yang kuliah di UIN pasti memiliki pengalaman "mondok" di Pondok Pesantren. karena, di UIN Sunan Ampel memang di haruskan bisa berbahasa Arab. sedangkan aku tidak bisa & tidak mengerti sama sekali. Ibu ku sendiri yang notabene nya Alumny IAIN Sunan Ampel pun mengatakan hal yang sama. karna sebenaranya ibu ku pun kurang setuju di karenakan aku tak pernah mencicipi Pondok Pesantren dan takut nya aku ketinggalan nanti nya. padahal, peluang ku untuk masuk ke UNESA sangat lah besar di SMA ku dulu. dan sebenar nya sangat lah mudah untuk masuk UNESA lewat jalur Undangan. lalu mengapa aku tetap memilih UIN ? itu karena kemauan dan pilihan Ayah ku yang notabene nya yaitu orang yang membiayai aku kuliah. jadi ya nurut aja. Memang karena kemauan orang tua ku lebih memilih ilmu agama di bandingkan ilmu Umum. Karena untuk bekal di dunia (sementara) & di akhirat (yang kekal). Sekian^^

Kamis, 30 Januari 2014

Telkom Akan Pasang Wifi dan BTS Tiang PLN






DENPASAR - Perusahaan telokomunikasi PT Telkom Bali Utara dan Selatan, menjalin kerjasama dengan PLN dan Bank BTN. Kerjasama dengan PLN dilakukan dalam bentuk pemanfaatan tiang listrik milik PLN untuk penempatan BTS dan wifi Telkom.

"Dengan kerjasama ini, kami berharap PT Telkom akan dapat berkembang lebih pesat lagi," kata General Manager (GM) PT Telkom Bali Selatan, Ketut Budi.

Hal itu dikemukakan Budi, dalam acara penandatanganan kerjasama di Denpasar, Rabu (29/1). Penandatanganan dirangkaikan dengan kegiatan Forum BMUN Marketeers Club yang bertemakan "Great Spirit, Grand Strategy".

Dikatakan Budi, selain kerjasama dengan PLN, Telkom juga menjalin kerjasama dengan Bank BTN. Dimana dalam perjanjian kerjasama disebutkan bahwa Bank BTN yang menyediakan kredit perumahan, akan melengkapi rumah yang dibiayainya, tidak hanya dilengkapi dengan fasilitas listrik, namun juga dengan fasilitas telekomunikasi yang dipasang oleh PT Telkom, seperti fasilitas berbasis internet.

Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh GM Telkom Bali Selatan, Ketut Budi Utama dan GM Telkom Bali Utara, Parama Arta Kusuma Juana, GM PT PLN Distribusi Bali, Samsyul Huda dan Branch Manager BTN Denpasar, Ari Kurniaman.

Forum BUMN Marketeers Club yang dihelat oleh Telkom, dilakukan secara serentak di 17 Kota di Indonesia. Selain Denpasar, di antaranya Medan, Padang, Bandung, Jakarta, Solo, dan Jayapura.

Internet Gratis Diakses Jutaan Orang Via Perpuseru


YOGYAKARTA -- Sebanyak 3,5 juta orang di Indonesia telah mendapatkan akses internet gratis untuk mencari pekerjaan atau informasi untuk mengembangkan bisnisnya melalui program Perpustakaan Seru.
"Hal itu menunjukkan Perpustakaan Seru (Perpuseru) telah memberikan manfaat kepada masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidupnya," kata Direktur Program Perpuseru Erlyn Sulistyaningsih di Yogyakarta, Selasa (28/1).
Menurut dia, Perpuseru merupakan sebuah program hasil kerja sama Coca Cola Foundation Indonesia (CCFI) dengan Bill and Melinda Gates Foundation (BMGF) yang diluncurkan pada 2011.
"Perpuseru memiliki satu visi utama, yakni membuka mata masyarakat Indonesia terhadap kemampuan perpustakaan untuk meningkatkan kualitas hidup komunitas di sekitarnya khususnya kelompok perempuan, pemuda, dan usaha mikro," katanya.
Ia mengatakan Perpuseru saat ini telah mnejangkau 34 perpustakaan di 16 provinsi di Indonesia melalui penyediaan akses komputer dan internet, pelatihan pustakawan, serta advokasi dan kemitraan.
"Lebih dari lima ribu pengguna perpustakaan telah mendapatkan pelatihan-pelatihan di perpustakaan mitra Perpuseru termasuk pelatihan komputer dan internet," katanya.
Menurut dia, 34 perpustakaan itu adalah bagian dari inisiatif nasional untuk memanfaatkan teknologi dalam memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap informasi, mendukung perbaikan sistem pendidikan, dan mendorong iklim bisnis yang kompetitif.
"Perpuseru telah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang tidak memiliki perangkat komputer dan internet di rumah, sekaligus berperan sebagai rumah belajar dengan beragam media pembelajaran dan program pelatihan berbasis teknologi informasi," katanya.
Ketua Pelaksana CCFI Titie Sadarini mengatakan CCFI berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sosial melalui berbagai program pendidikan seperti Perpuseru.
"Perpuseru akan terus bermitra dengan perpustakaan umum di Indonesia dalam mempersiapkan dan mendorong perpustakaan menjadi 'agen perubahan' bagi komunitasnya masing-masing," katanya.