adanya penyimpangan demokrasi sebenarnya bukan hanya terdapat pada pemilihan kepala daerah atau PILKADES. tapi juga pada anggota DPR, maupun Presiden. Demokrasi di Indonesia sudah tidah berjalan seperti apa yang sebenarnya. menjadi dan mencalonkan diri sebagai Kades maupun anggota Pemerintahan Daerah lainnya sekarang mungkin tidak memiliki tujuan untuk dapat membantu mewujudkan tujuan Nasional. namun ada yang karena ketenaran dan agar dikenal oleh semua orang. kita, sekarang masyarakat pun memilih calon pemmipin masyarakatnya sendiri tidak dapat melihat dari moral dan etika atau sikap kenyataan dari calon pemerintah tersebut. kita hanya dapat melihat gambar wajah mereka pada poster, banner, maupun cetakan sablon kaos yang besar-besaran di sepanjang jalan. pada pemilihan kepala desa pun sekarang hanya melihat dari uang atau sogokan dari calon kepala desa yang mendaftar. tindakan yang seperti itulah yang membuat masyarakat Indonesia semakin dibodohi oleh calon pemerintah kita sendiri.
Senin, 13 Oktober 2014
Penyimpangan Demokrasi dalam PILKADES
adanya penyimpangan demokrasi sebenarnya bukan hanya terdapat pada pemilihan kepala daerah atau PILKADES. tapi juga pada anggota DPR, maupun Presiden. Demokrasi di Indonesia sudah tidah berjalan seperti apa yang sebenarnya. menjadi dan mencalonkan diri sebagai Kades maupun anggota Pemerintahan Daerah lainnya sekarang mungkin tidak memiliki tujuan untuk dapat membantu mewujudkan tujuan Nasional. namun ada yang karena ketenaran dan agar dikenal oleh semua orang. kita, sekarang masyarakat pun memilih calon pemmipin masyarakatnya sendiri tidak dapat melihat dari moral dan etika atau sikap kenyataan dari calon pemerintah tersebut. kita hanya dapat melihat gambar wajah mereka pada poster, banner, maupun cetakan sablon kaos yang besar-besaran di sepanjang jalan. pada pemilihan kepala desa pun sekarang hanya melihat dari uang atau sogokan dari calon kepala desa yang mendaftar. tindakan yang seperti itulah yang membuat masyarakat Indonesia semakin dibodohi oleh calon pemerintah kita sendiri.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar